Pages

Selasa, 15 Mei 2012

[TIPS] Cara menghadapi wawancara rekrutmen Pegawai/ PNS

Meski penerimaan PNS terganjal moratorium, tapi apa salahnya agan2 yang ingin jadi mendapat pekerjaan ato pengen jadi Public Service Officer (bahasa kerennya PNS mempersiapkan diri untuk menghadapi tes wawancara (setelah melewati tes tertulis tentunya).

Mengapa tes wawancara ini penting?!
Tes wawancara ini merupakan tes yang sangat kompleks, bahkan cenderung subjektif, oleh karena itu harus dihadapi dengan persiapan yang memadai




Tanpa babibu, ane share pengalaman menghadapi wawancara dari beberapa kegagalan dalam menghadapi tes wawancara 

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghadapi wawancara, apapun itu yang paling penting sebelumnya harus beristirahat dengan cukup, supaya badan fit dan segar. Sebelum wawancara, ada baiknya kita berdoa supaya kita dipermudah oleh ALLAH.

Cara berpakaian, mungkin kita menganggap ini sepele, tapi si pewawancara biasanya memiliki pandangan yang berbeda. Rapi itu perlu, tapi lebih baik, untuk perempuan, mengenakan kemeja dengan blazer. sedangkan untuk laki-laki mengenakan kemeja dengan celana dasar dan mengenakan sepatu pantofel yang memang ditujukan untuk suasana formal, bagaimana pun penampilan ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi, karena saat anda bertemu dengan seseurang yang pertama kali akan dilihat adalah penampilan anda, bener kaaan???

Kemudian, saat menghadapi si pewawancara, kita harus terlihat percaya diri, tapi jangan ANGKUH. Tetap ramah, dan selalu senyum. Kalau bisa, saat bertemu si pewawancara, kita harus salaman atau minimal menyapa (jangan terlalu lebai ya, hehehe)
Sebelum dipersilahkan duduk oleh si pewawancara, jangan duduk, disini ia menilai apakah kita orang yang tahu aturan atau tidak.
Setelah dipersilahkan duduk, buat tatapan mata yang intens langsung ke mata si pewawancara (JANGAN sekali-kali melihat kearah bibir si pewawancara, karena hal ini tidak sopan).
Kemudian saat ditanya, jawab dengan lugas, simple dan jelas, jangan bertele-tele, namun tetap dengan jawaban yang sesuai dengan kepriibadian anda, jangan dibuat-buat, santai dan natural saja.

Pertanyaan yang kerap kali ditanyakan yaitu:
1. Apa latar belakang anda ikut tes ini?
(jelaskan saja mengapa anda ingin ikut, apapun alasannya).

2. Mengapa anda ingin menduduki posisi ini?
(jawaban untuk pertanyaan ini biasanya standar, misalnya sesuai dengan jurusan anda).

3. Kalau anda diterima, apa yang akan anda berikan dalam instansi ini?
(untuk jawaban pertanyaan ini sebenarnya, jangan terlalu over jawabannya, misalnya saya mau memperbaiki sistem yang sudah bobrok lah, ini lah bla bla... Jawablah misalnya saya akan melakukan apa yang telah dibebankan atau ditugaskan kepada saya dan saya akan melakukan tugas saya sebaik-baiknya, gitu. Hehehe)

4. Gaji PNS kan kecil, apa anda yakin cukup?
(pertanyaan ini menjebak, jawab saja, semua penghasilan itu perlu progres, jadi untuk sementara biasa saja dengan gaji yang kecil. Jangan jawab: uang gaji yang minim ini untuk bantu orang tua, saudara dan sejenisnya, logikanya masa dengan gaji minim mau ini itu!)

5. Sebutkan kelebihan dan kekurangan anda?
(sebenarnya ini juga pertanyaan jebakan, untuk pertanyaan ini, perlu diperhatikan, JAWABAN HARUS MENDUKUNG, JANGAN ADA ANTINOMI, misalnya anda periang tapi pemurung, kan ini bertolak belakang! Hehehe... lalu yang perlu diperhatikan yaitu bagaimana kita membuat kekurangan kita tertutupi, misalnya anda pelupa, bisa saja anda katakan pelupa, tapi untuk hal ini saya selalu membuat catatan kecil di ponsel anda).

Pertanyaan lainnya biasanya berkembang antara anda dan di pewawancara, namun semuanya pertanyaan yang simpel dan memerlukan jawaban yang lugas dan simpel juga, variasi pertanyaan lainnya yaitu: ceritakan tentang diri anda, disini anda tidak perlu cerita mengenai masa kecil anda yang perlu anda ceritakan yaitu anda anak ke berapa, terus tingkat atau jenjang pendidikan anda, mengapa anda memilih jurusan itu dan sebagainya...

namun, yang PALING PENTING adalah untuk percaya pada kemampuan diri sendiri, JAWAB SESUAI DENGAN APA YANG ANDA FIKIRKAN, jangan berusaha untuk menjadi orang lain, dan yang pasti kalau pekerjaan itu sesuai dan REJEKI ANDA, yakinlah kalau REJEKI TAK AKAN TERTUKAR. semua telah ditentukanNYA, yang perlu kita lakukan hanyalah berusaha maksimal sesuai dengan kemampuan anda...

Semoga tulisan ini bisa membantu anda, hehehe...

0 comments:

Template by : Janual x-template.blogspot.com